Alertpay Payment Processor
Alertpay, mungkin sudah banyak yang tau nama payment processor yang satu ini. Seperti hal paypal payment processor yang satu ini juga bisa terima pembayaran untuk akun personal pro dan business. Cara sign up dan verifikasinya pun terbilang mudah asalkan kita memiliki billing statement yang dialamatkan sama dengan yang tertera di KTP / SIM. karena untuk verfikasi akun kita di alertpay kita mesti scan dan upload 2 dokumen, yang pertama KTP / SIM dan yang kedua salah satu billing statement yang bisa berupa tagihan telepon, kartu kredit, ataupun rekening koran.
Penambahkan dana pada alertpay bisa dilakukan dengan electronik transfer, money order, kartu kredit dan e-currency yang dalam hal ini sudah terintegrasi dengan e-gold. Namun kita mesti mesti memverifikasi rekening e-gold dan kartu kredit kita. Untuk verifikasi penambahan rekening e-gold di alertpay, kita akan ditransfer sebesar US$ 0.01 ke rekening e-gold kita dan nomor verifikasi akan disertakan dalam memo
sedangkan untuk verifikasi penambahan kartu kredit kita mesti mengupload file dari alertpay setelah ditandatangani dan hasil scan dari kartu kredit halaman depan dan belakang, dan dipastikan ada tanda tangan di halaman belakang dari kartu kredit itu.
Oh iya untuk proses verifikasi membutuhkan waktu 2-3 hari kerja, tapi pada kenyataanya lebit cepat, nggak sampai 2 hari. Seperti ini lah kalau akun kita sudah terverifikasi.
Untuk program referral alertpay memberikan US$ 5 untuk 10 referral pertama, selanjutnya akan ditingkatkan menjadi US$ 10. Namun referral kita mesti bertipe personal pro atau business, dan mereka telah melakukan transaksi sebesar US$ 250. “kayaknya sulit banget tuh untuk diharapin”
Nah, ada yang berminat jadi referral saya? ini linknya. he…he…he…
Daftar Paypal dengan Debit Card
bebapa hari yang lalu saya sempat frustasi karena semua aplikasi kartu kredit saya ditolak oleh pihak bank issuer. Padahal semua aplikasi kartu kredit yang saya ajukan bakal saya gunakan untuk sign up di paypal yang mengharuskan memiliki kartu kredit. Kemudian saya teringat dengan postingan cosa aranda bahwa kartu debit Niaga bisa digunakan untuk pendaftaran di paypal.
Tanpa berpikir panjang saya langsung datang ke Bank Niaga untuk buka akun tabungan disana. Untuk cara membuka akun tabungan saya nggak akan menjelaskan panjang lebar, karena saya yakin semuanya sudah pada tau. Setelah memperoleh buku tabungan dan kartu atm niaga visa elektron saya langsung menuju atm untuk menggantui PIN dari atm yang baru. Kemudian melakukan pendaftaran internet banking pada atm SST (Self Service Terminal). “khusus untuk pendaftaran internet banking harus menggunakan atm SST, karena harus memasukkan alamat imel sebagai alamat untuk pengiriman user id internet banking Niaga Access”. Namun ketika masuk ke menu registrasi NGA (niaga access), saya dibawa ke halaman error, yang memberitahukan bahwa “transaksi yang anda lakukan telah melewati batas yang telah ditentukan”, saya kembali ke CSO untuk menanyakan “knp saya nggak bisa melakukan pendaftaran internet banking?”. CSO pun menjelaskan bahwa atm saya tidak bermasalah dan mungkin bisa dicoba besok.
Akhirnya saya pun pulang dengan tidak agak kecewa, karena saya pikir untuk daftar internet banking saja harus menunggu besok padahal atm sudah saya pilih yang instant. Besok paginya saya buru bangun hanya untuk pergi ke atm niaga SST. “ternyata rasa penasaran saya tidak sabar untuk menunggu”. Setelah saya masukkan atm dan menuju registrasi internet banking, saya masukkan alamat email serta password 6 digit. Beberapa detik menunggu akhir muncul pesan bahwa “registrasi internet banking anda telah berhasil dan akan aktif besok. “lagi-lagi muncul pesan “BESOK”“. Saya langsung pulang dan segera menyalakan komputer untuk cek email, dan ternyata ada satu pesan dari Bank Niaga.
Saya masukkan alamat www.bankniaga.com untuk aktivasi Niaga Access dengan user id yang dikirimkan lewat email. Tidak seperti Internet Banking dari Bank-bank yang lain, karena kita mesti masukkan nomor CIF dengan format 1 huruf besar abjad dan 6 digit angka”saya pun nggak tau apa itu CIF, dan untuk kartu atm yang instant no CIF ini tidak tertera pada kartu atm”. call nomor sakti customer service Bank Niaga 14041 untuk mendapatkan nomor CIF. Setelah itu masukkan pertanyaan dan jawaban. “ah, sukses sudah daftar internet banking Niaga Access.
Saya pun langsung masukkan alamat paypal pada web browser untuk sign up. Saya pilih business account seperti yang disarankan cosa aranda. Pada step add card saya masukkan nomor Atm dan 3 digit angka terakhir yang tertera dibalik kartu atm dan ternyata sukses dan dibawa ke halaman get number untuk memperoleh 4 digit expuse number untuk keperluan verifikasi.
Saya pun kembali membuka Niaga Access untuk cek transaksi. Dan ternyata muncul pendebetan dari pihak paypal disertai expuse number.
Setelah sukses memasukkan kartu kredit/ debit dan mendapat expuse number dari Niaga Access, klik link to do list untuk verifikasi. masukkan 4 digit XXXXPAYPAL. Proses verikasi pun sukses.
Nah ternyata memang bisa khan daftar di paypal pakai kartu debit Niaga. Sekedar informasi kartu atm BankPermata juga bisa untuk pendafataran Paypal. Cuma saya belum bisa memastikan sebelum mempraktekkan sendiri
bagi yang sudah memiliki kartu atm / debit Niaga ataupun Permata buruan apply sebelum di suspend seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu.
Kartu Kredit Sialan…
“pelanggan yang terhormat, dengan ini kami beritahukan bahwa permohonan kartu anda untuk saat ini belum bisa kami terima”
kira-kira seperti itulah isi sms yang masuk ke inbox beberapa hari yang lalu, padahal beberapa jam sebelumnya pihak issuer menelepon untuk konfirmasi tentang data-data pribadi sehubungan dengan aplikasi yang saya ajukan. Ini sudah yang keempat kalinya sms masuk dengan isi yang sama. Ketika dikonfirmasi ke pihak issuer untuk menanyakan alasan kenapa ditolak, selalu dijawab dengan alasan tidak bisa dibeitahukan dikarenakan kebijakan bank. Sebenarnya apa yang salah dengan aplikasi yang saya ajukan? Pertanyaan itu yang selalu nggak bisa terjawab. Kalau dilihat dari semua persyaratan yang diisyaratkan bahwa profil ku nggak jelek2 amatlah, mulai posisi pekerjaan, status pekerjaan, gaji, alamat rumah / kantor, nomor telepon rumah / hp / kantor, semuanya memenuhi syarat dan ketika dikonfirmasi lewat telepon selalu di luar jangkauan aktif. Bahkan sampai rumah yang saya tinggali difoto 3 hari sebelumnya. Nah apa gerangan sebenarnya yang terjadi dengan aplikasi yang saya buat? semua masih rahasia.
Sempat kaget terima notifikasi bahwa aplikasi saya ditolak, setelah beberapa kali dapat sms dengan isi yang sama, sepertinya memang belum potongan orang kaya. *he…he…he…* mau bikin kartu hutang kredit kok masih nggak dipercaya.









